BISNIS JASA ONLINE
Tampilkan postingan dengan label MENDONGENG. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label MENDONGENG. Tampilkan semua postingan

Minggu, 18 Juli 2010

Penantian Sang Ayah

Tersebutlah
seorang ayah yang mempunyai anak. Ayah ini sangat menyayangi anaknya.
Di suatu weekend, si ayah mengajak anaknya untuk pergi ke pasar malam.
Mereka pulang sangat larut। Di tengah jalan, si anak melepas seat beltnya karena merasa tidak nyaman. Si ayah sudah menyuruhnya memasang kembali, namun si anak tidak menurut. Benar saja, di salah satu tikungan, ada sebuah mobil lain melaju kencang tak terkendali. Ternyata
pengemudinya mabuk. Tabrakan tak terhindarkan. Si ayah selamat, namun si anak terpental keluar. Kepalanya membentur aspal, dan menderita gegar otak yang cukup parah। Setelah berapa lama mendekam di rumah sakit,akhirnya si anak siuman। Namun ia tidak dapat melihat dan mendengar apapun। Buta tuli. Si ayah dengan sedih, hanya bisa memeluk erat
anaknya, karena ia tahu hanya sentuhan dan pelukan yang bisa anaknya
rasakan।

Begitulah kehidupan sang ayah dan anaknya yang buta-tuli ini. Dia senantiasa menjaga anaknya. Suatu saat si anak kepanasan dan minta es, si ayah diam saja. Sebab ia melihat anaknya sedang demam, dan es akan memperparah demam anaknya. Di suatu musim dingin, si anak memaksa berjalan ke tempat yang hangat, namun si ayah menarik keras sampai melukai tangan si anak, karena ternyata tempat 'hangat' tersebut tidak jauh dari sebuah gedung yangterbakar hebat।

Suatu kali anaknya kesal karena ayahnya membuang liontin kesukaannya. Si anak sangat marah, namun sang ayah hanya bisa menghela nafas. Komunikasinya terbatas. Ingin rasanya ia menjelaskan bahwa liontin yang tajam itu sudah berkarat. Namun apa daya si anak tidak dapat mendengar, hanya dapat merasakan. Ia hanya bisa berharap anaknya sepenuhnya percaya kalau papanya hanya melakukan yang terbaik untuk anaknya.Saat-saat paling bahagia si ayah adalah saat dia mendengar anaknya mengutarakan perasaannya, isi hatinya. Saat anaknya mendiamkan dia, dia merasa tersiksa, namun ia senantiasa berada disamping anaknya, setia
menjaganya. Dia hanya bisa berdo'a dan berharap, kalau suatu saat Allah dapat memberi mujizat।

Setiap hari jam 4 pagi, dia bangun untuk mendo'akan kesembuhan anaknya. Setiap hari.Beberapa tahun berlalu. Di suatu pagi yang cerah, sayup-sayup bunyi kicauan burung membangunkan si anak. Ternyata pendengarannya pulih! Anak itu berteriak kegirangan, sampai mengejutkan si ayah yang tertidur di sampingnya. Kemudian disusul oleh pengelihatannya. Ternyata Allah telah mengabulkan do'a sang ayah. Melihat rambut ayahnya yang telah memutih dan tangan sang ayah yang telah mengeras penuh luka, si anak memeluk erat sang ayah, sambil berkata. "Ayah, terima kasih ya, selama ini engkau telah
setia menjagaku।"

-------------------------------------------------------------

Ada yang mau komentar ?

---------------------------------------------------------------

Saat ini saya membuat Panduan Cara Mendongeng Bagi Pemula,
www.caramendongeng.com. Semoga bermanfaat

Kamis, 01 Juli 2010

PERTAMA DI INDONESIA

"Mengungkap Rahasia Cara Mendongeng Bagi Pemula, PERTAMA kali diterbitkan di Indonesia"

(PRA LAUNCHING)


Satu kesempatan emas yang luar biasa bagi anda dan sangat disayangkan bila anda LEWAT kan

Jika Anda Seorang Pemula dalam Mendongeng dan ingin belajar teknik mendongeng yang dahsyat, serta dapat menghasilkan income buat anda, maka Anda sudah berada di tempat yang tepat di sini...!

SUATU HARI ANAK KITA, KEPONAKAN, ATAU BAHKAN MURID KITA MERENGEK-RENGEK MINTA DIDONGENGIN….

Banyak jawaban yang kita lontarkan ke anak, keponakan atau bahkan murid kita :

  • Ibu/ Bapak nggak bisa dongeng, sayang…

  • Nggak ada waktu sayang, Bapak/Ibu harus bekerja...

  • Malas, mending tidur aja, nggak usah dongeng-dongeng segala......

  • Ibu/Bapak capek, sayang......

  • Ibu guru gak siap mendongeng, Nak...

Dan masih banyak alasan yang intinya tidak bisa memenuhi permintaan anak........

BINGUNG???

Mungkin ada yang bertanya…. Mengapa kita harus bisa mendongeng?

Tinggal panggil tukang dongeng, sudah beres...

Atau anak disuruh memutar CD cerita yang tinggal kita beli di super market...

Atau diserahkan ke pembantu kita, biar didongengi pembantu kita...

Menurut anda memang terkesan mudah saja.. Tapi bagi anak TIDAK ....

Yang dibutuhkan mereka adalah Ibunya / Bapaknya / Bu gurunya...yang mendongeng

Apa yang harus kita lakukan ?

"Telah Hadir Panduan Cara Mendongeng Buat Pemula Disini !"

Panduan Cara Mendongeng yang akan membantu anda mencapai kesuksesan dalam mendongeng dengan teknik mendongeng yang telah disusun lengkap untuk anda. Buruan anda bergabung dengan kami disini di www.CaraMendongeng.com